Friday, March 10, 2017

PLAYSTATION 2

Kesuksesan Playstation yang sangat hebat membuat Sony ingin membuat mesin game baru sebagai penerus Playstation generasi pertama. Pada tanggal 2 Maret 1999 Sony mengumumkan akan meluncurkan mesin baru sebagai penerus Playstation generasi awal dan pada tanggal 11 mei 1999 Ken Kutaragi memperkenalkan Playstation 2 pada public id event E3 dan memperkenalkan beberap fitur dari mesin tersebut pada acara ini Playstation 2 hanya untuk diperlihatkan saja.

Pada tanggal 18 februari 2000 Sony mengadakan acara special “Playstation Festival 2000”. Acara ini diadakan Sony untuk memberi kesempatan para pengembang software game untuk memperkenalkan software-software game mereka yang di peruntukkan untuk Playstation 2. Pada acara ini Capcom memperkenalkan Onimusha yang banyak menarik perhatian pengunjung.

 
 
Akhirnya pada tanggal 4 Maret 2000 Playstation 2 resmi di luncurkan di Jepang. Pada hari pertama peluncuran banyak took melaporkan sudah kehabisan stok persediaan,bahkan beberapa toko telah membuka penjualan pada dini hari dengan antrian calon pembeli yang sangat panjang dan persediaan habis pada pagi harinya.

Peluncuran pertama Playstation 2 sangat fenomenal di Jepang. Pada keesokan harinya tanggal 5 Maret 2000 dilaporkan Playstation 2 telah terjual sebanyak 980.000 buah dan persediaan nya habis sebanyak lebih dari 500.000 dibeli melalui pemesanan online di situs Sony. Pada akhir maret 2000 sekitar 1,4 juta unit Playstation 2 telah terjual.Peluncuran Playstation 2 yang sukses ternyata tidak sempurna karena beberap hari setelah peluncuran ditemukan bug yg membuat Playstation 2 dapat membypass system proteksi regional DVD yang menyebabkan Sony melakukan recall.
 
President Sony Computer Entertainment America yaitu Kazuo Hirai mengumumkan rencana peluncuran Playstation 2 di amerika pada tanggal 10 mei 2000. Sony akan mengirimkan Playstation 2 sebanyak 1 juta unit untuk amerika dan sedikit perbedaan disain dengan unit Playstation 2 Jepang.

Harga yang dipersiapkan untuk peluncuran adalah $299 untuk setiap unitnya.Tetapi pada tanggal 20 September 2000 Kazuo Hirai mengumumkan bahwa akibat kesulitan produksi Sony hanya dapat menyediakan 500.000 unit Playstation 2 untuk peluncuran di amerika tetapi menjanjikan bahwa akan datang 100.000 unit perminggu untuk amerika nanti setelah peluncuran.

Akhirnya pada tanggal 26 Oktober 2000 Playstation 2 resmi di luncurkan di amerika.Seperti di jepang persediaan di amerika habis dengan cepat dan menjadi barang yang sangat dicari cari disebutkan di e-bay ada orang yang rela membayar $1.000 untuk 1 unit Playstation 2. Kemudian pada 24 November 2000 resmi di luncurkan di Eropa,seperti di Amerika ketersedian Playstation 2 untuk Eropa juga terbatas tapi tidak mengurangi minat orang untuk memesan lebih dulu.

SEGA

     Saat ini mungkin para fans game lawas tengah bersiap menyambut versi mini dari Nintendo Entertainment System. Hadir dengan 30 game bawaan dan mendukung port HDMI, konsol tersebut cocok untuk dikoleksi oleh gamer sejati yang ingin bernostalgia dengan judul-judul klasik.

     Yang menarik, tak berselang terlalu lama setelah Nintendo, ‘musuh lama’ mereka, Sega, ternyata juga melakukan langkah serupa. Dibuat dalam rangka merayakan 25 tahun Sonic, Sega menawarkan tidak hanya satu melainkan dua Mega Drive Classic Game Console.

     Sega menyediakan Mega Drive Classic dalam dua tipe, yakni yang berbasis TV dan satu lagi yang portable alias konsol genggam. Dalam pembuatannya, Sega menggandeng produsen asal China, At Games, yang memang sudah dikenal sering membuat konsol retro.

     Seperti Mini NES, konsol Mega Drive telah mendukung TV modern masa kini. Serunya lagi, gamer bisa menjalankan game-game lawas Mega Drive yang berbasis catridge. Paket penjualannya pun sudah termasuk dua buah wireless controller.


     Sementara untuk versi konsol genggam portable, Sega membenamkan layar berukuran 3,2 inci. Daya baterainya bisa diisi ulang melalui charger USB. Sayang, tidak dijelaskan berapa kapasitasnya.

Tersedia 80 game secara built-in
     Satu hal yang membuat Mega Drive Classic Game Console lebih menggiurkan dibanding Mini NES adalah karena ketersediaan game yang lebih banyak. Menurut Sega, kedua versi Mega Drive Classic mereka sudah dibekali 80 game secara built-in.

(Source : yangcanggih.com)

NINTENDO NES



     Pengumuman yang tak pernah diprediksikan sebelumnya, siapa yang menyangka bahwa Nintendo ternyata masih punya satu konsol baru selain konsol generasi mereka selanjutnya – Nintendo NX yang masih misterius hingga saat ini. Namun hal inilah yang tiba-tiba meluncur dari perusahaan game asal Jepang yang sudah eksis selama puluhan tahun ini. Memanfaatkan gelombang nostalgia yang sebenarnya tengah kencang, mereka memutuskan untuk merilis ulang konsol legendaris mereka yang sudah mengubah industri game itu sendiri. Menariknya lagi? Ia juga hadir dengan teknologi saat ini.

     Benar sekali, Nintendo akan merilis ulang Nintendo Entertainment System (NES) mereka. Namun berbeda dengan versi original, versi rilis baru ini hadir dalam bentuk yang lebih mini dai disebut sebagai “NES Classic Mini”. Ukurannya hanya sebesar telapak tangan orang dewasa. Namun jangan berharap NES ini akan berfungsi seperti halnya NES di masa lalu. Tak lagi menggunakan catridge, NES Classic Mini hadir dengan bundle 30 game klasik di dalam memori internal yang tak bisa diganggu-gugat. Ia dipastikan tak akan mendukung internal ataupun external storage ekstra.

     Yang membuatnya istimewa? Selain 30 game klasik yang bisa Anda cicipi ulang kembali, ia kini hadir dengan port HDMI di dalamnya. Jadi Anda bisa menghubungkannya dengan televisi definisi tinggi Anda langsung dan menikmatinya. NES Classic Mini ini akan dijual di kisaran harga sekitar USD 60 dengan ekstra satu set kontroler terpisah. Jika Anda tertarik untuk kontroler baru, Nintendo menjualnya secara terpisah dengan harga USD 10 / buah.


Berikut adalah 30 game klasik NES yang akan tersedia di dalam NES Classic Mini tersebut:

Balloon FightBubble BobbleCastlevaniaCastlevania II: Simon’s QuestDonkey KongDonkey Kong Jr.Double Dragon II: The RevengeMarioExcitebikeFinal FantasyGalagaGhosts N GoblinsGradiusIce ClimberKid IcarusKirby’s AdventureMario Bros.Mega Man 2MetroidNinja GaidenPac-ManPunch-Out!! Featuring Mr. DreamStarTropicsSuper CSuper Mario Bros.Super Mario Bros. 2Super Mario Bros. 3Tecmo BowlThe Legend of ZeldaZelda II: The Adventure of Link

NES Classic Mini iini akan tersedia pada tanggal 11 November 2016 mendatang. Tertarik?

(Source : www.jagatplay.com)

NINTENDO WII




     Semua tahu bahwa konsol game di dunia masih di dominasi oleh PlayStation dan Xbox.Namun Nintendo bukanlah perusahaan baru yang belum memiliki pengalaman dalam merancang mesin permainan. Ada banyak inovasi, fitur, dan kemudahan lain yang ditawarkan Nintendo Wii. Bahkan beberapa fitur dan aspek Nintendo Wii melebihi dua konsol saingannya, PS3 dan Xbox 360. Seperti apa rincian mengenai kelebihan dan kekurangan Nintendo Wii sebagai konsol game modern? Mari simak selengkapnya dibawah ini:

     Kontroler atau Joystick milik Nintendo Wii mampu merespon terhadap letaknya dalam ruang fisik tiga dimensi yang terletak di depan televisi. Inilah salah satu inovasi terbaru konsol penerus Nintendo GameCube.
Memiliki tambahan kontroler Wiimote yang merupakan kontroler terbaru, sangat unik dan berbeda dengan kontroler game lain. Selain itu juga ada sebuah Nunchuk sebagai kontroler tambahan untuk beberapa jenis game yang kompatibel. Bentuknya kontroler Nintendo Wii cukup kecil, ditambah harga yang tidak terlalu mahal sehingga menjadi salah satu yang menjadi keunggulan Nintendo Wii dibandingkan PlayStation 3 dan Xbox 360.
     Kontroler Wiimote tersebut, kemampuannya sangat bisa diandalkan karena mampu mendeteksi gerakan yang cukup akurat. Wiimote bisa dikoneksikan tanpa kabel, Anda bisa memanfaatkan koneksi bluetooth, ditambah ada speaker kecil yang makin seru. Jika Anda tidak ingin memanfaatkan fitur tersebut, Nintendo Wii juga bisa dimainkan dengan cara biasa juga seperti game GT PRO.
Nintendo Wii meskipun dirancang sebagai konsol game modern, namun tetap mempunyai kompatibilitas lama (backward compatibility) dengan beberapa konsol lama buatan Nintendo dan SEGA, termasuk juga NES, Genesis, GameCube, Nintendo 64, SNES, dan TurboGarfx-16. Kompatibilitas dengan GameCube dapat dilakukan dengan menggunakan slot CD berukuran 8 cm seperti yang digunakan GameCube pada umumnya. Sedangkan untuk konsol selain GamCube dapat diperoleh melalui jasa konsol virtual (Virtual Console).


     Nintendo Wii mempunyai system permainan yang hampir mendekati dunia nyata, diantaranya termasuk gerakan serta aturan permainan. Fitur ini bisa dijadikan sebagai alternatif olahraga sambil bermain. Hal ini bisa didapatkan karena Nintendo Wii mempunyai Sensor Bar yang dirancang guna mendeteksi gerakan pemain sehingga membuat Anda yang memainkan akan terbawa dalam situasi game yang dimainkan.
     Ada banyak sekali game terkenal yang bisa dimainkan dengan Nintendo Wii, diantaranya adalah Dragon Quest, Harvest Moon, Dragon Ball, bahkan sampai game-game Nintendo lama seperti Zelda, Mario Bros, dan lain lain. Jumlah game yang tersedia untuk Wii banyaknya hampir sama dengan Xbox 360.
     Selain merupakan konsol game, Nintendo Wii juga dapat dipakai untuk mengakses internet. Ada bisa melakukan akses streaming YouTube, Netflix, atau bahkan membuka Facebook. Bisa dibilang Nintendo Wii menjadi TV kedua Anda yang seperti Internet TV canggih.
     Selain akses internet biasa, Anda juga bisa melakukan akses layanan Online Mii Channel, Forecast channel, News Channel maupun Shop Channel. Salah satu yang terpenting adalah akses ke online sharing yang disebut Miiverse. Layanan Miiverse ini bisa membantu Anda jika kesulitan dalam bermain game.
Banyak pilihan Modchip, semua free region, dan bisa upgrade firmware lewat DVD.
     Nintendo Wii dianggap sebagai konsol game generasi baru dengan harga rilis termurah jika dibandingkan dengan para pesaingnya, meskipun ada banyak orang menganggap konsol ini mahal. Awalnya di Jepang Nintendo Wii diluncurkan dengan harga JP¥ 25.000, sedangkan di Amerika Utara dibanderol dengan harga $249,99. Wii juga dijual dalam satu paket dengan Wii Sports, yang terdiri dari game olahraga seperti tennis, baseball, bowling, golf, dan boxing.
     EPRI (Electric Power Research Institute )mengungkapkan bahwa Nintendo Wii system menggunakan listrik enam kali lebih sedikit dibandingkan dengan Sony PlayStation 3 dan Xbox 360.
Untuk kekurangan Nintendo Wii memang ada, namun tidak membuat konsol ini menjadi di diskreditkan. Beberapa kekurangannya diantaranya adalah Tampilan grafis yang kurang bagus jika dibandingkan PlayStation 3 dan Xbox 360. Batere Wiimote yang terkoneksikan cepat habisnya, hanya sekitar 4-5 jam menggunakan 2 batere AA sanyo 2500nmh. Untuk akses internet, tidak tersedia colokan kabel sehingga Anda harus membeli Access Point. Anda membutuh ruangan yang lega dan khusus untuk memaiinkannya.
GPU serta prosesornya yang hanya memiliki spesifikasi tidak terlalu istimewa atau hanya sekelas xbox.

(Source : consolegameweb.wordpress.com)

Tuesday, March 7, 2017

PLAYSTATION ONE

     Seperti biasa, setiap weekend saya akan menyajikan kamu dengan artikel review berbagai game yang penuh dengan nostalgia. Karena sepertinya minggu depan saya tidak bisa mengisi rubrik review nostalgia ini (minggu depan lebaran lho, yeay!), maka minggu ini saya akan menyajikan kamu dengan review nostalgia yang sedikit spesial. Saya tidak akan membahas tentang game klasik minggu ini, tapi saya justru akan membahas console klasik yang juga merupakan salah satu console paling populer di Indonesia, apalagi kalau bukan Sony PlayStation.

     Di kesempatan ini saya tidak akan membahas tentang sejarah PlayStation yang melibatkan pengkhianatan antara Sony dan Nintendo, saya juga tidak akan membicarakan tentang siapa saja orang yang terlibat dalam pengembangan console berusia 20 tahun ini. Pembahasan-pembahasan seperti itu lebih baik kita simpan untuk artikel lain saja. Untuk sekarang ini, saya akan membahas tentang apa saja hal yang membuat Sony PlayStation begitu spesial, dan kenapa kamu harus memiliki console ini. Enjoy.

Hardware


     Jika kita membicarakan soal teknologi yang dipilih Sony dua puluh tahun lalu untuk PlayStation, saya rasa mereka betul-betul membuat keputusan tepat dengan PlayStation. Meskipun memiliki kemampuan mesin 32-bit, Sony tetap berhasil mengalahkan Nintendo yang di generasi yang sama mengeluarkan console 64-bit bernama Nintendo 64.

     Selain keputusan pemilih CPU yang tepat, media yang Sony pilih untuk menjalankan game PlayStation juga jauh lebih baik dari media yang dipilih Nintendo untuk mesin mereka. PlayStation menjalankan game menggunakan CD-ROM. Pemilihan CD sebagai media untuk bermain PlayStation jelas sangat baik karena kapasitas yang dimiliki serta biaya produksi CD yang jauh lebih murah daripada media cartridge yang digunakan oleh Nintendo.

     PlayStation juga merupakan salah satu console yang pertama kali mengutamakan penggunaan grafis 3D. Tentu saja sebelumnya sudah banyak game di mesin lain yang dibuat menggunakan grafis 3D, tapi banyak gamer (terutama di Indonesia) yang baru mulai mengenal teknologi ini melalui PlayStation.

     Untuk urusan desain console, PlayStation muncul dalam ukuran yang cukup besar dan kaku, tapi pada masanya desain console bukanlah hal yang buruk. Console ini muncul dalam beberapa versi yang memiliki kode SCPH-1001, SCPH-5001, dan SCPH-9001. Perbedaan yang dimiliki ketiga versi ini terdapat pada jumlah colokan input-output yang terdapat di bagian belakang console. Colokan yang dihilangkan pun memang hanya bersifat opsional seperti untuk memasang GameShark.

     Baru setelah PlayStation 2 dirilis, Sony mengeluarkan model baru PlayStation yang didesain dengan sangat ramping. Model yang diberi nama PSone ini menghilangkan tombol reset yang terdapat di model PlayStation asli. Sony juga sempat merilis combo pack untuk model ini yang disertai dengan sebuah LCD mini berukuran 5 inci. Desain ramping yang dimiliki PSone jelas merupakan kelebihan tersendiri karena kepraktisan yang dimilikinya, namun saya pribadi jauh lebih memilih desain PlayStation klasik karena lebih terkesan kuat dan kokoh meskipun ukurannya agak besar.

CONTROLLER

     Jika kita membicarakan tentang controller yang dimiliki PlayStation, saya rasa kebanyakan dari kita tahu bahwa controller yang dimiliki console ini adalah sesuatu yang spesial. Bagaimana tidak, kalau memang desain controller console ini jelek, saya yakin Sony tidak akan mempertahankan desain ini sampai akhirnya dirombak total tahun lalu melalui PlayStation 4.

     Melalui controller PlayStation, Sony mengenalkan lambang-lambang yang menandai setiap controller console mereka sampai sekarang. Lambang-lambang ini adalah kotak berwarna merah muda, X berwarna biru, lingkaran berwarna merah, serta segitiga berwarna hijau. Keempat lambang ini menggantikan tombol yang biasanya diwakili oleh berbagai huruf (biasanya A, B, X, Y, saya sendiri bingung kenapa empat huruf ini yang dipilih) dan sekarang sudah menjadi identitas sendiri untuk produk-produk gaming dari Sony.


     Controller PlayStation memiliki grip tersendiri yang tidak bisa kamu temukan di berbagai console populer sebelumnya seperti Sega MegaDrive atau SNES. Selain itu controller ini juga muncul dalam berbagai versi. Ada versi standar yang hanya terdiri dari D-pad standar, tombol aksi dengan empat lambang yang saya sebutkan di atas, tombol L1, R1, L2, dan R2 yang berada di pundak (atau punggung) controller, serta tombol start dan select.

     Beberapa tahun setelah controller biasa itu dirilis, Sony mengeluarkan Dual Analog Controller yang menyertakan dua buah kendali analog yang bisa menjadi pengganti tombol D-pad. Pada masa itu belum banyak game yang mewajibkan penggunaan analog, tapi kalau kita lihat game zaman sekarang, rasanya akan sulit sekali bermain game (terutama game 3D) tanpa menggunakan analog. 

     Setelah Dual Analog, Sony tidak berhenti sampai di situ saja dan mengeluarkan iterasi terbaru dari controller PlayStation yang diberi nama DualShock. Controller ini memiliki satu lagi feature tambahan yaitu kemampuan untuk memberikan haptic feedback atau efek getaran. Saya jadi ingat sendiri bagaimana dulu saudara saya mempromosikan DualShock sebagai teknologi yang bisa memberikan saya perasaan sakit sendiri seandainya karakter saya dalam game fighting dipukul lawan. memang hal tersebut sangatlah simpel (dan tentunya tidak seperti yang saudara saya ceritakan), tapi tetap saja menarik untuk melihat bagaimana hal simpel itu bisa menjadi sesuatu yang tetap bertahan sampai sekarang, meskipun sebenarnya ide untuk controller getar ini bukanlah inovasi murni dari Sony.

     Sampai sekarang pun, Sony tetap menggunakan nama DualShock untuk controller console PlayStation terbaru, ditambah dengan angka yang dimiliki console bersangkutan. Jadi PlayStation 3 memiliki DualShock 3, dan PlayStation 4 memiliki DualShock 4.

(Source : id.techinasia.com

PEPSI-MAN



      Kesederhanaan di dalam industri game seringkali menjadi pedang bermata dua yang bisa membuat sebuah game sukses luar biasa atau malah tenggelam tak dikenal sama sekali. Sudah tidak terhitung berapa banyak game yang mampu menjadikan kemampuan ini sebagai senjata utama yang sangat menjual, namun cukup banyak pula yang harus menggigit jari. Apa yang menyebabkan fenomena seperti ini? Kekuatan untuk memadukan tema yang tepat, tantangan, dan berbagai elemen yang adiktif akan menjadi senjata utama keberhasilan. Salah satu yang berhasil melakukannya? Pepsiman!


     Bukanlah sesuatu yang mengherankan jika beberapa gamer memang tidak mendengar nama ini sebelumnya. Game yang dirilis untuk Playstation generasi pertama ini memang tidak menampilkan kesan pertama yang cukup untuk membuat Anda segera membelinya. Namun bagi yang menyediakan waktu untuk sekedar mencobanya, Pepsiman menawarkan sesuatu yang lebih, bahkan cenderung sangat sulit untuk dilupakan. Manusia biru perak yang terus berlari ini akan menetap selamanya di otak Anda.

     Memang tidak banyak yang ditawarkan oleh game ini. Sebagian besar hal yang Anda lakukan hanyalah mengarahkan ikon minuman berkarbonasi ini untuk sampai ketujuan. Dalam larinya yang cepat, Anda “hanya” perlu mengarahkannya agar tidak menabrak setiap rintangan yang ada. Berbagai rintangan datang dengan pergerakan, beberapa yang lainnya hanya diam. Namun semua rintangan ini akan memaksa Anda untuk menekan tombol reaksi dengan cepat, melompat atau sliding. Walaupun konsepnya sangat sederhana, game ini menawarkan gameplay yang cukup menantang.


     Pepsiman juga tercatat sebagai satu-satunya game yang berhasil memakai brand eksklusif produk tertentu dan meramunya sebagai media promosi yang super efektif. Dalam hal ini tentu saja adalah Pepsi. Sepanjang permainan Anda akan menemukan kaleng minuman berkarbonasi ini, baik dalam wujud model tiga dimensi maupun nyata. Tidak akan mengherankan jika Anda akan langsung haus dan merasa ingin minum Pepsi selama memainkan game ini. Seriously!

(Source : www.jagatreview.com)
 

POKEMON FIRE RED DAN LEAF GREEN


     Game Pokemon Fire Red dan Leaf Green adalah game Pokemon Genersi Ketiga ( GBA ) yang merupakan Remake dari game Pokemon Red dan Green ( Blue untuk USA ). Game ini meniru Pokemon Red dan Green dalam beberapa hal dengan beberapa penambahan seperti  Pokemon Region Johto, Sevii Island, Move Tutor yang baru, dll. Game ini juga mengambil tempat yang sama dengan Red dan Green yaitu Region Kanto.


     Game ini mengalami perubahan yang bisa dibilang drastis dibandingkan pendahulunya yang dulu hitam putih sekarang menjadi berwarna seperti ini : 
 Before
After
 
     Plotnya juga bisa dibilang hampir sama dengan leluhurnya. Dimulai dari kota Pallet Town, pergi ke rumput lalu Prof.Oak melarang, mengajak ke rumah, dan memberi kita pilihan 3 Pokemon, kemudian setelah kita pilih kita akan melawan Rival lalu pergi ke kota Viridian City mengambil Parsel lalu bla, bla, bla, bla, begitulah selanjutnya. Dan lagi, berbeda dengan leluhurnya yang cuma bisa memilih Player Laki - laki, sekarang kita bisa memilih Player Laki – laki atau Perempuan.
Dan ini sedikit Trivia mengenai game ini :
  1. Kalau di Pokemon Red dan Blue Magnemite dan Magneton hanya tipe Electric, sekarang sudah menjadi  tipe Electric/Steel. Move Bite menjadi tipe Dark.
  2. Team Rocket mempunyai markas baru di Sevii Islands.
  3. Sekarang sudah bisa Breeding Pokemon dan tempatnya di Four Islands, penitipan Pokemon di Route 5 masih tetap ada.
  4. Game ini juga punya Pokemon eksklusif ( Pokemon yang hanya bisa didapatkan di game tersebut ) seperti keluarga Arbok di Fire Red dan keluarga Sandslash di Leaf Green.
  5. Game ini adalah Game Pokemon Remake pertama.
  6. Game ini merupakan game yang tidak menyertakan Pokemon Legendaris di Plotnya dan merupakan Game Pokemon terakhir yang tidak memakai Pokemon Legendaris di Box-Artnya.
(Source : http://pokemonindonesia.weebly.com)

SUPER MARIO BROS


     Super Mario Bros merupakan game yang menurut saya pribadi, sempurna secara keseluruhan – khususnya pada bagian gameplay. Semua elemen dibangun dengan begitu apik. Cara membunuh musuh dengan cara menginjaknya menjadi tindakan ikonik yang mampu menawarkan ketegangan dalam sebuah kesederhanaan permainan. Tunjuk jari bagi yang selalu berpikir dua sampai tiga kali sebelum memerintahkan Mario menginjak musuh yang berada di depannya! Saya termasuk salah satunya. Apalagi musuh yang dihadirkan begitu beragam. Beda musuh, beda strategi.

     Elemen seperti jamur dan bunga untuk meng-upgrade Mario dan bintang untuk membuatnya kebal menjadi nilai tambah yang membuat permainan menjadi asik. Anda bisa saja melewati semua level dengan cepat namun gegabah, dan harus menghadapi King Koopa dalam wujud Mario Kecil. Atau sedikit lebih berhati-hati menjaga kekuatan tembakan api sepanjang permainan agar lebih mudah melawan King Koopa ke depannya? Saya lebih sering menjalankan strategi yang pertama, tetapi dengan satu hasil yang lebih pasti : Sering mati.


     Sesuatu yang tidak mungkin sebenarnya untuk menamatkan Super Mario Bros ini dengan hanya bermodalkan jumlah nyawa default di awal permainan. Untung saja game ini menawarkan kesempatan untuk mendapatkan tambahan nyawa dalam permainan. Cara yang paling mudah? Mengumpulkan koin yang tersebar di sepanjang game. 100 koin yang didapatkan akan membuahkan satu tambahan nyawa. Namun, ada cara yang lebih asik lagi!

     Super Mario Bros menyembunyikan cukup banyak 1UP yang tersebar secara acak di seluruh level game ini. Tambahan nyawa yang berbentuk jamur kuning dengan totol hijau ini memang menarik. Saya sendiri pernah menghabiskan cukup banyak waktu hanya untuk mengetahui lokasi 1UP ini. Caranya? Dengan melompat sesering mungkin di setiap tempat lowong yang ada. Walaupun tidak mendapatkan hasil yang maksimal, namun kepuasan ketika mendapatkan lokasi jamur kuning ini memang tidak tergambarkan. Apalagi pengetahuan ini dapat kita gunakan ketika harus memainkan game ini dari awal lagi dan semakin memperbesar kemungkinan kita untuk menang.


     Level yang mengharuskan Mario menyelam di laut mungkin menjadi level favorit saya. Gaya berenang Mario yang lucu, musuh yang butuh strategi khusus untuk melawannya, soundtrack yang (lagi-lagi) mendukung, dan yang pastinya suasana level yang tidak membosankan. Saya sendiri cukup ingat bagaimana perasaan takjub saya ketika level ini di masa kecil dulu. Menembakkan api di dalam air? It’s my childhood superhero fantasy dream!

(Source : www.jagatreview.com)

CTR: CRASH TEAM RACING



             Di abad 21 ini siapa sih yang tidak kenal Mario? Kalau kamu masih berusia di bawah setengah abad, kemungkinan besar kamu mengenal tukang ledeng asal Italia buatan orang Jepang ini. Kepopuleran Mario tidak hanya melahirkan game platformer saja, banyak spin-off yang lahir dari karakter ini, dan salah satu spin-off yang paling populer adalah seri Mario Kart.

              Tapi di sini kita tidak sedang membicarakan tentang Mario, tapi justru mengenai salah satu game yang “terinspirasi” dari Mario Kart. Kepopuleran Mario Kart membuat banyak perusahaan ikutan membuat spin-off game racing dari IP yang mereka punya, mulai dari Star Wars Racer, Sonic R, Angry Birds Go, Chocobo Racing, sampai yang mungkin paling populer di berbagai rental PlayStation yaitu CTR: Crash Team Racing.

             Bisa menjadi satu dari sedikit game yang populer di banyak rental PS yang tersebar di Indonesia tentunya bukanlah hal sepele (walaupun kalau dilihat dari kesuksesan finansial jelas ini tidak pengaruh, mengingat rental PS selalu menggunakan copy bajakan). Oleh karena itu pada review ini saya akan mencoba mengulas apa saja sih yang membuat CTR begitu populer. Kalau begitu langsung saja kita masuk ke pembahasannya.

             Seperti yang saya sebutkan di atas, CTR bisa dibilang merupakan game yang terinspirasi dari kesuksesan Mario Kart. Sebelum merilis CTR, Naughty Dogs mengembangkan seri Crash Bandicoot sebagai sebuah game platformer (lagi-lagi sama polanya dengan Mario). Karena memang bukan merupakan franchise dengan cerita yang serius, saat dibuat versi balapannya pun kamu tidak akan menemukan balapan yang realistis layaknya Gran Turismo.


            Dalam game ini kamu akan mengendalikan semacam go-kart yang dikemudikan oleh karakter-karakter yang pernah muncul di game Crash Bandicoot. Jadi jangan heran kalau seandainya di sebelah beruang kutub yang mengendarai go-kart, kamu akan menemukan seekor kucing atau alien yang juga mengendalikan go-kart.


            Variasi karakter ini tidak hanya sekedar pemanis visual saja. Di saat kamu akan memulai adventure mode, kamu bisa melihat bahwa masing-masing karakter memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Jadi saat memilih kamu tidak bisa asal pilih hanya karena suka desain dari karakter tersebut. Walaupun sepertinya banyak orang (termasuk saya) tetap saja memilih karakter hanya berdasarkan desain yang mereka suka saja.

(Source : id.techinasia.com)

Monday, March 6, 2017

HARVEST MOON: BACK TO NATURE



          Siapa sih yang gak tau game yang satu ini, ya yaitu game Harvest Moon Back To Nature, ya pada tahun 2000, Natsume merilis iterasi terbaru dari game simulasi pertanian mereka, Harvest Moon. Dalam game berjudul Harvest Moon: Back to Nature yang dirilis di PlayStation itu, seri Harvest Moon menjadi sangat populer di Indonesia meskipun sebelumnya bisa dibilang Harvest Moon itu termasuk kategori game yang tidak mainstream. Seri yang memiliki judul asli Bokujou Monogatari di Jepang ini bisa sangat populer karena memang seru untuk dimainkan dan digemari oleh gamer baik lelaki ataupun perempuan.

          Bagi kamu yang mungkin belum kenal dengan Harvest Moon: Back to Nature, game ini adalah sebuah game yang menempatkanmu pada posisi seorang pemuda yang mewarisi perkebunan dan peternakan milik mendiang kakeknya di sebuah kota kecil bernama Mineral Town. Warisan yang terbengkalai ini telah ditinggal cukup lama dalam keadaan berantakan, dan kamu sebagai pewaris diberi kesempatan oleh walikota Mineral Town untuk memperbaikinya ke kejayaan semula. Semua ini harus bisa kamu capai dalam waktu tiga tahun saja, dan jika sampai kamu tidak bisa memenuhi syarat-syarat yang diminta, kamu akan disuruh meninggalkan kota tersebut.


         Beberapa minggu lalu Sony mengadakan diskon besar-besaran rutin mereka di PlayStation Store. Di antara berbagai game yang didiskon, terdapat Harvest Moon: Back to Nature yang dijual seharga $ 0,99 saja! Kontan saya langsung beli game ini, toh dulu saya menghabiskan Rp 5000 untuk versi bajakannya, dan sekarang saya hanya perlu mengeluarkan Rp 12.000 untuk versi aslinya. Setelah membeli game tersebut, karena telah didesak oleh kakak saya maka saya segera mengunduh game ini (bukan, ini bukan yang dimaksud dengan simulasi perbudakan) dan langsung terkejut dibuatnya. Ukuran file yang harus saya download dari PlayStation Store hanyalah 60 MB saja! Bayangkan saja game yang memiliki playtime puluhan atau bahkan ratusan jam (sebenarnya playtime game ini tanpa batas sih) memiliki ukuran yang sama dengan sebuah album musik dengan kualitas suara menengah.

         Setelah melihat kembali dengan langsung gameplay dari Harvest Moon: Back to Nature, saya langsung ingat bahwa sebenarnya tidak terlalu mengejutkan jika Harvest Moon yang dirilis di PlayStation ini memiliki ukuran kecil. Meskipun playtime yang dimiliki sangatlah tinggi, hal yang harus pemain lakukan di Harvest Moon bisa dibilang sangatlah repetitif. Setiap hari hal yang harus kamu lakukan hanyalah bercocok tanam, mengurus ternak, dan bersosialisasi. Semua ini harus kamu lakukan sambil menjaga kesehatan karaktermu. Meskipun begitu terkadang ada berbagai event spesial yang bisa kamu ikuti.


        Untuk menyelesaikan cerita utama dari Harvest Moon: Back to Nature, kamu harus melakukan semua kegiatan repetitif ini sampai 3 tahun lamanya (waktu dalam game tentunya), dengan perhitungan satu tahun ada empat musim, dan satu musim ada 30 hari. Jujur saja saya cukup bimbang apakah perhitungan waktu dalam Harvest Moon termasuk adil atau tidak. Jika kamu berada dalam satu ruangan, maka jam yang ada di dalam game tidak akan bertambah sama sekali, tapi seandainya kamu jalan-jalan di tengah kota, pantai, atau pegunungan, maka waktu yang berjalan bisa dibilang sangat cepat. Cepatnya waktu berjalan dalam game terkadang membuat saya berpikir bahwa Harvest Moon: Back to Nature sangatlah kejam dalam memberikan kesempatan untuk menyelesaikan tugas, tapi di lain sisi seandainya waktu sehari dalam game ini dibuat lebih lama, maka Harvest Moon: Back to Nature jelas akan menjadi game yang jauh lebih panjang dan mungkin akan semakin membosankan.

       Harvest Moon: Back to Nature juga memiliki aspek dating simulation di dalamnya. Di antara puluhan penduduk Mineral Town, ada lima karakter wanita yang bisa kamu dekati. Masing-masing karakter memenuhi trope tersendiri yang biasa melekat pada karakter wanita dalam kisah fiksi. Jika kedekatan karaktermu dengan si karakter wanita sudah mencapai level tertinggi (kedekatan digambarkan dengan lambang jantung hati yang memiliki ukuran dan warna yang bervariasi), maka kamu dapat menikahi karakter tersebut dan tinggal bersama membangun keluarga yang sakinah mawadah wa rahmah (walaupun kamu tidak akan bisa mewujudkan program KB karena kamu hanya bisa memiliki satu anak).


      Selain berbagai kegiatan repetitif yang dapat kamu lakukan di Harvest Moon: Back to Nature, kamu juga bisa menemukan berbagai rahasia menarik atau berbagai event random di sela-sela kesibukanmu. Event random bisa muncul dalam bentuk penduduk kota yang tiba-tiba mengunjungimu di pagi hari untuk memberikan sesuatu atau meminta tolong (atau mungkin juga dalam wujud pedagang penipu yang siap menjual barang dengan harga yang tidak tahu diri).

      Selain itu rahasia yang ada dalam game ini juga sangatlah banyak dan menarik untuk ditemukan. Mulai dari pertemuan dengan seorang dewi yang bisa terjadi kalau kamu melempar hasil panen atau ternak ke air terjun, pertemuan dengan seekor kappa seandainya kamu melempar timun ke danau sebanyak tiga kali, sampai berbicara dengan sebatang pohon tua yang memohon agar tidak ditebang. Menurut saya pribadi berbagai rahasia serta event random yang ada di Harvest Moon merupakan hal terbaik yang ada dalam game ini.

(Source : id.techinasia.com)